Hampa

Semalam ibuku bertanya:
Mengapa matamu sembab?
Ada masalah apa?
Cerita saja ke ibu, kepada siapa lagi kamu bisa simpan masalahmu selain terbuka pada ibu?

Hatiku sesak.
Sungguh aku ingin cerita tentang semua masalahku. Tentang kekecewaanku pada diriku sendiri. Tentang kisah perjalanan hatiku yg begitu rumit. Tentang apapun, ingin sekali aku ceritakan.

Sulit buatku menyimpan masalahku sendiri, ibu.
Aku butuh orang yang menguatkan. Aku pun takut untuk kehilangan. Mungkin aku memang terlalu memaksakan.

Ingin rasanya aku menyerah. Toh sekarang seperti berjuang sendiri. Terlalu banyak kecewaku. Terlalu banyak harapan yang aku gantungkan. Terlalu sulit aku bangun dari kefanaan ini.

Tapi hati kecilku menahanku. Masih ada asa dibalik semua gejolak ini. Masih ada kepercayaan bahwa semua bisa diperbaiki. Walau aku lelah. Sungguh lelah. Bahkan menapaki hanya menggunakan satu kaki. Aku tak tahu sampai kapan aku harus bertahan. Ataukah waktuku memang saatnya ikhlas melepaskan.

Isnain, 28 Ramadhan 1437 H

image